<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Istirahat di tempat tidur &#8211; Seni Ilmu Kehidupan</title>
	<atom:link href="https://www.lifescienceart.com/id/tag/bed-rest/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.lifescienceart.com/id</link>
	<description>Seni Kehidupan, Ilmu Kreativitas</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Aug 2023 01:24:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://i3.wp.com/www.lifescienceart.com/app/uploads/android-chrome-512x512-1.png</url>
	<title>Istirahat di tempat tidur &#8211; Seni Ilmu Kehidupan</title>
	<link>https://www.lifescienceart.com/id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dampak Gravitasi Buatan pada Kesehatan: Studi BRACE Ungkap Wawasan Baru</title>
		<link>https://www.lifescienceart.com/id/science/space-science/artificial-gravity-bed-rest-study-improves-health-for-astronauts-and-people-on-earth/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Peter]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Aug 2023 01:24:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ilmu ruang angkasa]]></category>
		<category><![CDATA[Astronot]]></category>
		<category><![CDATA[Eksplorasi Antariksa]]></category>
		<category><![CDATA[Gravitasi buatan]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi dalam layanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Istirahat di tempat tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Kepadatan tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan kardiovaskular]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Ilmu Hayati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lifescienceart.com/?p=14239</guid>

					<description><![CDATA[Relawan Menghabiskan 60 Hari di Tempat Tidur untuk Mensimulasikan Kondisi Luar Angkasa Astronot menghadapi banyak tantangan di luar angkasa, termasuk efek mikronol pada tubuh mereka. Kepadatan tulang berkurang, otot mengecil,&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2 class="wp-block-heading">Relawan Menghabiskan 60 Hari di Tempat Tidur untuk Mensimulasikan Kondisi Luar Angkasa</h2>

<p><strong>Astronot</strong> menghadapi banyak tantangan di luar angkasa, termasuk efek <strong>mikronol</strong> pada tubuh mereka. <strong>Kepadatan tulang</strong> berkurang, otot mengecil, dan cairan tubuh bergeser, yang menyebabkan masalah penglihatan.</p>

<p>Untuk mengatasi efek ini, 12 <strong>relawan</strong> berpartisipasi dalam studi Bed Rest with Artificial Gravity and Cycling Exercise (BRACE). Dilakukan oleh Institute for Space Medicine and Physiology (MEDES) dan didukung oleh <strong>Badan Antariksa Eropa (ESA)</strong> dan Badan Antariksa Prancis (CNES), studi ini meneliti efek <strong>gravitasi buatan</strong> pada <strong>astronot</strong>.</p>

<h2 class="wp-block-heading">Desain Studi</h2>

<p>Para peserta, pria sehat berusia 20-45 tahun, dibagi menjadi tiga kelompok:</p>

<ul class="wp-block-list">
<li>Kelompok kontrol: Istirahat di tempat tidur selama 60 hari</li>
<li>Istirahat di tempat tidur dengan bersepeda: Istirahat di tempat tidur dan berolahraga secara teratur dengan sepeda statis</li>
<li>Istirahat di tempat tidur dengan bersepeda dan <strong>sentrifuse</strong>: Istirahat di tempat tidur, bersepeda, dan berputar secara berkala dalam <strong>sentrifuse</strong> untuk mensimulasikan <strong>gravitasi buatan</strong></li>
</ul>

<p>Semua peserta harus menjaga setidaknya satu bahu di tempat tidur setiap saat. Mereka akan menerima pembayaran sebesar $19.300 selama empat tahun.</p>

<h2 class="wp-block-heading">Pengukuran Fisiologis</h2>

<p>Sebelum dan sesudah periode istirahat di tempat tidur selama 60 hari, para peneliti akan melakukan serangkaian tes fisiologis, termasuk:</p>

<ul class="wp-block-list">
<li>Kesehatan neurologis</li>
<li>Kesehatan kardiovaskular</li>
<li>Kesehatan metabolik</li>
<li>Kesehatan otot</li>
<li>Kesehatan tulang</li>
<li>Evaluasi urin, darah, mata, dan psikologis</li>
</ul>

<p>Pengukuran ini akan membantu para ilmuwan memahami efek <strong>gravitasi buatan</strong> pada tubuh manusia.</p>

<h2 class="wp-block-heading">Aplikasi untuk Luar Angkasa dan Bumi</h2>

<p><strong>Gravitasi buatan</strong> dapat meningkatkan kesehatan <strong>astronot</strong> dalam misi luar angkasa jangka panjang. Ini juga dapat memiliki aplikasi untuk orang-orang di Bumi, seperti:</p>

<ul class="wp-block-list">
<li>Lansia</li>
<li>Pasien yang terbaring di tempat tidur</li>
<li>Orang dengan kondisi muskuloskeletal</li>
<li>Orang dengan osteoporosis</li>
</ul>

<p>Studi <strong>istirahat di tempat tidur</strong> seperti BRACE memberikan wawasan berharga tentang efek imobilisasi pada tubuh manusia. Penelitian ini dapat diterapkan pada program rehabilitasi untuk pasien yang baru pulih dari operasi atau penyakit serius.</p>

<h2 class="wp-block-heading">Bersepeda di Tempat Tidur Meningkatkan Kesehatan Tulang untuk Astronot</h2>

<p>Studi BRACE adalah yang pertama di Eropa yang memasukkan bersepeda sebagai bagian dari protokol <strong>istirahat di tempat tidur</strong>. Para peneliti percaya bahwa <strong>bersepeda</strong> dapat membantu menjaga <strong>kepadatan tulang</strong> pada <strong>astronot</strong>.</p>

<p>Studi sebelumnya telah menunjukkan bahwa <strong>istirahat di tempat tidur</strong> dapat menyebabkan penurunan <strong>kepadatan tulang</strong> sebesar 1-1,5% per bulan. Ini merupakan kekhawatiran besar bagi <strong>astronot</strong> yang mungkin menghabiskan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun di luar angkasa.</p>

<p><strong>Bersepeda</strong> adalah latihan menahan beban yang dapat membantu menjaga <strong>kepadatan tulang</strong>. Dengan memasukkan <strong>bersepeda</strong> ke dalam studi BRACE, para peneliti berharap dapat mempelajari lebih lanjut tentang efek <strong>gravitasi buatan</strong> pada <strong>kesehatan tulang</strong>.</p>

<h2 class="wp-block-heading">Bersepeda Gravitasi Buatan Meningkatkan Kesehatan Kardiovaskular untuk Astronot</h2>

<p>Bersepeda <strong>gravitasi buatan</strong> juga dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular untuk <strong>astronot</strong>. Di luar angkasa, kurangnya gravitasi menyebabkan cairan tubuh bergeser, memberi tekanan pada jantung dan pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan penurunan volume darah dan penurunan tekanan darah.</p>

<p>Bersepeda <strong>gravitasi buatan</strong> dapat membantu melawan efek ini dengan meningkatkan aliran darah dan menjaga tekanan darah. Ini dapat mengurangi risiko masalah kardiovaskular bagi <strong>astronot</strong> dalam misi luar angkasa jangka panjang.</p>

<h2 class="wp-block-heading">Kesimpulan</h2>

<p>Studi BRACE memberikan wawasan berharga tentang efek <strong>gravitasi buatan</strong> pada tubuh manusia. Penelitian ini dapat mengarah pada cara-cara baru untuk meningkatkan kesehatan <strong>astronot</strong> di luar angkasa dan orang-orang di Bumi dengan mobilitas terbatas.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
