<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	 xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Urban Farming &#8211; Seni Ilmu Kehidupan</title>
	<atom:link href="https://www.lifescienceart.com/id/tag/urban-farming/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.lifescienceart.com/id</link>
	<description>Seni Kehidupan, Ilmu Kreativitas</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Nov 2020 07:39:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://i3.wp.com/www.lifescienceart.com/app/uploads/android-chrome-512x512-1.png</url>
	<title>Urban Farming &#8211; Seni Ilmu Kehidupan</title>
	<link>https://www.lifescienceart.com/id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Panduan Lengkap Menanam Kentang dalam Ember: Solusi Kebun Rumahan yang Praktis</title>
		<link>https://www.lifescienceart.com/id/life/gardening/growing-potatoes-in-buckets-a-comprehensive-guide/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Zuzana]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2020 07:39:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berkebun]]></category>
		<category><![CDATA[Berkebun rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lifescienceart.com/?p=5107</guid>

					<description><![CDATA[Menanam Kentang dalam Ember: Panduan Lengkap untuk Tukang Kebun Rumahan Bahan dan Peralatan Untuk memulai petualangan menanam kentang dalam ember, Anda memerlukan beberapa bahan penting berikut: Ember plastik aman makanan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2 class="wp-block-heading">Menanam Kentang dalam Ember: Panduan Lengkap untuk Tukang Kebun Rumahan</h2>

<h3 class="wp-block-heading">Bahan dan Peralatan</h3>

<p>Untuk memulai petualangan menanam kentang dalam ember, Anda memerlukan beberapa bahan penting berikut:</p>

<ul class="wp-block-list">
<li>Ember plastik aman makanan (5-10 galon)</li>
<li>Bor listrik dengan mata bor ¾ inci</li>
<li>Campuran bedengan atau campuran pot</li>
<li>Kompos</li>
<li>Pupuk organik</li>
<li>Kentang benih (pilih varietas yang sesuai untuk berkebun kontainer)</li>
<li>Mulsa jerami (opsional)</li>
</ul>

<h3 class="wp-block-heading">Petunjuk Langkah demi Langkah</h3>

<h2 class="wp-block-heading">1. Siapkan Kentang Anda</h2>

<p>Potong kentang benih menjadi beberapa bagian dengan minimal 2 mata masing-masing bagian. Biarkan potongan yang sudah dipotong mengering selama satu atau dua hari sebelum ditanam.</p>

<h2 class="wp-block-heading">2. Pilih Ember yang Tepat</h2>

<p>Pilih ember yang terbuat dari plastik aman makanan dan bersihkan seluruhnya sebelum digunakan. Ember berukuran 5 galon dapat menampung 2 tanaman kentang, sementara ember berukuran 10 galon dapat menampung 4 tanaman.</p>

<h2 class="wp-block-heading">3. Buat Lubang Drainase</h2>

<p>Balikkan ember dan buatlah lubang di bagian bawah menggunakan mata bor ¾ inci untuk memastikan drainase yang baik.</p>

<h2 class="wp-block-heading">4. Tambahkan Tanah</h2>

<p>Isi ember dengan campuran bedengan atau campuran racikan sendiri dari 1 bagian kompos dengan 1 bagian tanah pot, sisakan beberapa inci ruang kosong di bagian atas.</p>

<h2 class="wp-block-heading">5. Tanam Kentang Benih</h2>

<p>Beri jarak tanam kentang 5 inci dan 3 inci dari sisi ember. Tutup dengan tanah setinggi 2 inci dan siram hingga basah kuyup.</p>

<h2 class="wp-block-heading">6. Siram Secara Teratur</h2>

<p>Siram kentang saat 1-2 inci bagian atas tanah terasa kering saat disentuh. Pemberian mulsa jerami dapat membantu menahan kelembapan.</p>

<h2 class="wp-block-heading">7. Awasi Hama</h2>

<p>Periksa tanaman secara teratur untuk mengetahui tanda-tanda hama. Ambil hama yang lebih besar seperti kumbang kentang Colorado dengan tangan dan buang.</p>

<h2 class="wp-block-heading">8. Pemupukan</h2>

<p>Beri pupuk kentang secara teratur dengan pupuk yang seimbang. Pupuk organik encer yang diberikan dua kali sebulan efektif untuk kentang yang ditanam dalam wadah.</p>

<h2 class="wp-block-heading">9. Tanam dengan Metode Penimbunan</h2>

<p>Saat tanaman tumbuh, timbun tanah di sekitar pangkal batang untuk mencegah penghijauan dan mendorong pembentukan umbi. Ulangi setiap beberapa minggu.</p>

<h2 class="wp-block-heading">10. Panen</h2>

<p>Kentang siap dipanen 60-120 hari setelah tanam, atau saat tanaman berbunga dan daun mulai berwarna cokelat.</p>

<h3 class="wp-block-heading">Tips Sukses</h3>

<ul class="wp-block-list">
<li>Tanam tanaman pendamping (seperti nasturtium, alyssum manis) untuk mengusir hama.</li>
<li>Mulsa jerami menekan gulma, mengurangi kebutuhan air, dan melindungi kentang dari sinar matahari yang berlebihan.</li>
<li>Uji pH tanah sebelum tanam untuk memastikannya sesuai untuk kentang. Sesuaikan dengan sulfur elemental jika perlu.</li>
<li>Gunakan tanah baru dan belilah kentang dari pemasok yang tepercaya untuk menghindari wireworm.</li>
<li>Jangan gunakan kentang dari toko grosir untuk ditanam, karena dapat membawa hama.</li>
<li>Awetkan kentang yang sudah dipanen selama 2 minggu di tempat yang sejuk dan kering untuk memperpanjang umur simpannya.</li>
<li>Pilih varietas kentang awal, pertengahan, atau akhir musim berdasarkan jadwal tanam dan waktu panen yang Anda inginkan.</li>
</ul>

<h3 class="wp-block-heading">Mengatasi Masalah Umum</h3>

<p><strong>Pertanyaan:</strong> Berapa lama waktu yang dibutuhkan kentang untuk tumbuh di dalam ember?</p>

<p><strong>Jawaban:</strong> Biasanya 60-120 hari setelah tanam.</p>

<p><strong>Pertanyaan:</strong> Ember berukuran berapa yang harus saya gunakan?</p>

<p><strong>Jawaban:</strong> Setiap tanaman membutuhkan ember berukuran minimal 2,5 galon. Dua tanaman dapat ditanam dalam ember berukuran 5 galon.</p>

<p><strong>Pertanyaan:</strong> Dapatkah saya menanam kentang di dalam ember di dalam ruangan?</p>

<p><strong>Jawaban:</strong> Ya, asalkan kentang mendapat minimal 6 jam cahaya terang setiap hari dari matahari atau lampu tanam.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
