{"id":17000,"date":"2026-05-31T16:14:03","date_gmt":"2026-05-31T16:14:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/?p=17000"},"modified":"2026-05-31T16:14:03","modified_gmt":"2026-05-31T16:14:03","slug":"roman-fort-unearthed-beneath-british-bus-station","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/uncategorized\/roman-fort-unearthed-beneath-british-bus-station\/","title":{"rendered":"Benteng Romawi Ditemukan di Bawah Stasiun Bus Exeter"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\">Benteng Romawi Ditemukan di Bawah Stasiun Bus Inggris<\/h2>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penemuan Arkeologis<\/h2>\n\n<p>Arkeolog telah membuat penemuan menarik di bawah sebuah stasiun bus di Exeter, Inggris: sisa-sisa sebuah benteng Romawi yang berasal dari masa pendudukan Romawi di Britania. Benteng tersebut ditemukan selama survei area sebelum dilakukan pembangunan kembali.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fitur Benteng Romawi<\/h2>\n\n<p>Benteng ini, yang kemungkinan berfungsi sebagai satelit dari benteng militer yang lebih besar, Isca Dumnoniorum, memiliki tiga parit pertahanan, koin, tembikar, dan peralatan makan Samian impor. Parit-parit tersebut khas seperti yang terlihat pada kompleks militer Romawi, dengan satu parit memiliki lubang \u201cpemecah pergelangan kaki\u201d yang dirancang untuk menghalau penyerang.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Signifikansi Penemuan<\/h2>\n\n<p>Penemuan benteng ini penting karena memberikan wawasan baru tentang pendudukan Romawi di Exeter dan wilayah sekitarnya. Stephen Rippon, seorang arkeolog lanskap di University of Exeter, menyebut temuan ini sebagai \u201ckejutan total\u201d dan mencatat bahwa tidak ada bukti sebelumnya mengenai keberadaan benteng tersebut.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Romawi Exeter<\/h2>\n\n<p>Penemuan benteng ini menambah kumpulan bukti yang terus bertambah bahwa Exeter memainkan peran penting dalam penaklukan dan penaklukan Romawi atas Britania. Penemuan arkeologis sebelumnya di daerah tersebut mencakup sebuah benteng kuno dan pemandian umum, serta beberapa benteng dengan ukuran dan signifikansi yang beragam.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Warisan Romawi di Exeter<\/h2>\n\n<p>Setelah Romawi meninggalkan Isca Dumnoniorum dan jaringan benteng kecilnya sekitar tahun 75\u202fM, Exeter menjadi ibu kota wilayah tersebut dan diubah menjadi kota sipil. Pemandian umum dan tembok batu pertahanan diperkenalkan selama beberapa dekade berikutnya. Namun, pada tahun 360, desa tersebut mulai menyusut, dan pada tahun 410, Romawi sepenuhnya meninggalkan Britania. Exeter tetap jarang dihuni hingga tahun 928, ketika pemukim kembali ke daerah tersebut.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Lokasi Benteng<\/h2>\n\n<p>Lokasi tepat benteng terkait dengan stasiun bus masih dalam proses penentuan. Namun, Andrew Pye dari Dewan Kota Exeter mencatat bahwa penemuan ini menunjukkan \u201cseberapa banyak sejarah kota masih dapat bertahan di tempat-tempat yang tidak terduga,\u201d termasuk yang rusak akibat pengeboman perang dan pondasi beton modern.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penelitian Berkelanjutan<\/h2>\n\n<p>Para arkeolog terus menggali situs ini dan mempelajari artefak yang telah ditemukan. Penemuan benteng ini diharapkan dapat memberikan cahaya baru tentang pendudukan Romawi di Exeter dan wilayah sekitarnya, serta memberikan wawasan berharga tentang kehidupan para prajurit yang ditempatkan di sana.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Benteng Romawi Ditemukan di Bawah Stasiun Bus Inggris Penemuan Arkeologis Arkeolog telah membuat penemuan menarik di bawah sebuah stasiun bus di Exeter, Inggris: sisa-sisa sebuah benteng Romawi yang berasal dari&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":25471,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[88,21991,19259,22460],"class_list":["post-17000","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-archaeology","tag-roman-fort","tag-roman-britain","tag-exeter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17000","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17000"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17000\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25472,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17000\/revisions\/25472"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25471"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17000"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17000"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17000"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}