{"id":5699,"date":"2024-01-16T01:08:36","date_gmt":"2024-01-16T01:08:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/?p=5699"},"modified":"2024-01-16T01:08:36","modified_gmt":"2024-01-16T01:08:36","slug":"how-to-grow-bleeding-heart-plants-indoors-a-comprehensive-guide","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/life\/gardening\/how-to-grow-bleeding-heart-plants-indoors-a-comprehensive-guide\/","title":{"rendered":"Cara Menanam Tanaman Bleeding Heart di Dalam Ruangan: Panduan Lengkap"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menanam Tanaman Bleeding Heart di Dalam Ruangan: Panduan Lengkap<\/h2>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Tanaman Bleeding Heart?<\/h2>\n\n<p>Berasal dari Asia, tanaman bleeding heart (Lamprocapnos spectabilis) adalah tanaman tahunan herba yang terkenal dengan bunga berbentuk hati yang khas. Tanaman penyuka keteduhan ini biasanya tumbuh setinggi 2 hingga 3 kaki dan mekar di musim semi, menghasilkan bunga berbentuk hati berwarna merah muda atau putih.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bisakah Anda Menanam Bleeding Heart di Dalam Ruangan?<\/h2>\n\n<p>Ya, tanaman bleeding heart dapat berhasil ditanam di dalam ruangan dengan perawatan yang tepat. Mereka lebih menyukai tempat yang teduh sebagian hingga penuh dan tidak mentolerir sinar matahari langsung.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menanam Tanaman Bleeding Heart di Dalam Ruangan<\/h2>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sinar matahari<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Berikan tanaman bleeding heart Anda sinar matahari tidak langsung yang terang.<\/li>\n<li>Hindari menempatkannya di bawah sinar matahari langsung, karena dapat membakar daunnya.<\/li>\n<li>Jendela yang menghadap ke utara adalah lokasi yang ideal.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Suhu dan Kelembapan<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tanaman bleeding heart lebih menyukai kondisi sejuk, dengan kisaran suhu optimal 55 hingga 75 derajat Fahrenheit.<\/li>\n<li>Mereka dapat mentolerir berbagai tingkat kelembapan.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penyiraman<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Sirami tanaman bleeding heart Anda secara teratur untuk menjaga kelembapan tanah.<\/li>\n<li>Hindari penyiraman berlebihan, karena dapat menyebabkan busuk akar.<\/li>\n<li>Jangan biarkan pot tergenang air.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pupuk<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Beri makan tanaman bleeding heart Anda setiap bulan dengan pupuk granular serbaguna lepas lambat.<\/li>\n<li>Ikuti petunjuk pada label produk.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pemangkasan dan Perawatan<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak perlu pemangkasan untuk bleeding heart biasa.<\/li>\n<li>Buang dedaunan yang sekarat untuk meningkatkan tampilan tanaman.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Wadah dan Ukuran<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pilih wadah yang lebar dan dalamnya setidaknya 12 inci untuk memberikan ruang yang cukup untuk pertumbuhan akar.<\/li>\n<li>Pastikan wadah memiliki lubang drainase yang cukup.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tanah Pot dan Drainase<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Gunakan campuran tanah pot dengan drainase yang baik dengan tingkat humus organik yang tinggi.<\/li>\n<li>pH tanah harus sedikit asam hingga netral.<\/li>\n<li>Ubah tanah dengan kompos atau lumut gambut untuk meningkatkan drainase.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pot dan Repotting<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tanam hanya satu bleeding heart per pot.<\/li>\n<li>Selama Anda mulai dengan pot besar, tanaman bleeding heart Anda dapat tumbuh selama sekitar empat tahun sebelum direpoting.<\/li>\n<li>Tanda-tanda tanaman yang terikat akar termasuk akar yang keluar dari tanah.<\/li>\n<li>Saat merepoting, pilih wadah yang lebih besar yang memungkinkan ruang tumbuh sekitar 2 hingga 3 inci di sekitar bola akar.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memindahkan Bleeding Heart ke Luar Ruangan untuk Musim Panas<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tanaman bleeding heart dapat dipindahkan ke luar ruangan selama bulan-bulan yang lebih hangat.<\/li>\n<li>Ingatlah kisaran suhu pertumbuhan optimal 55 hingga 75 derajat Fahrenheit.<\/li>\n<li>Hindari menempatkan tanaman Anda di bawah sinar matahari langsung atau membiarkannya tergenang air.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kapan Membawa Bleeding Heart Kembali ke Dalam<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bawa kembali tanaman bleeding heart Anda ke dalam ruangan saat suhu turun di bawah 55 derajat Fahrenheit atau naik di atas 75 derajat Fahrenheit.<\/li>\n<li>Periksa tanaman untuk mengetahui adanya hama kebun sebelum membawanya masuk.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mengatasi Masalah Umum<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Daun menguning:<\/strong> Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk.<\/li>\n<li><strong>Daun coklat atau layu:<\/strong> Penyiraman kurang atau terbakar sinar matahari.<\/li>\n<li><strong>Tidak berbunga:<\/strong> Sinar matahari tidak cukup atau pemupukan tidak tepat.<\/li>\n<li><strong>Hama:<\/strong> Kutu daun, kutu putih, atau tungau laba-laba.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Tambahan untuk Sukses<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Perbanyak tanaman bleeding heart dengan membagi akar di awal musim semi.<\/li>\n<li>Paksa bleeding heart untuk mekar di dalam ruangan dengan memberikan sinar matahari tidak langsung dan menjaga tingkat kelembapan yang baik selama musim dingin.<\/li>\n<li>Pilih varietas tanaman bleeding heart yang cocok untuk ditanam di dalam ruangan, seperti Lamprocapnos spectabilis &#8216;Gold Heart&#8217;.<\/li>\n<li>Ingatlah bahwa tanaman bleeding heart beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, jadi jauhkan dari jangkauan mereka.<\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara Menanam Tanaman Bleeding Heart di Dalam Ruangan: Panduan Lengkap Apa itu Tanaman Bleeding Heart? Berasal dari Asia, tanaman bleeding heart (Lamprocapnos spectabilis) adalah tanaman tahunan herba yang terkenal dengan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8813],"tags":[9320,10001,8849,9999,10000],"class_list":["post-5699","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-gardening","tag-indoor-gardening","tag-heart-shaped-flowers","tag-plant-care","tag-bleeding-heart-plant","tag-flowering-plants"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5699"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5699\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5700,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5699\/revisions\/5700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}