{"id":8804,"date":"2021-10-21T09:24:42","date_gmt":"2021-10-21T09:24:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/?p=8804"},"modified":"2021-10-21T09:24:42","modified_gmt":"2021-10-21T09:24:42","slug":"craftsman-houses-a-timeless-american-architectural-style","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/art\/architecture\/craftsman-houses-a-timeless-american-architectural-style\/","title":{"rendered":"Rumah-Rumah Bergaya Craftsman: Arsitektur Khas Amerika yang Abadi"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\">Rumah-Rumah bergaya Craftsman: Arsitektur Khas Amerika yang Abadi<\/h2>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik Utama Rumah bergaya Craftsman<\/h2>\n\n<p>Rumah bergaya Craftsman merupakan gaya arsitektur khas Amerika yang muncul dari gerakan American Craftsman v\u00e0o awal abad ke-20. Rumah-rumah ini dicirikan dengan material alaminya, bentuk-bentuk kerajinan tangan, dan penekanan pada kesederhanaan dan fungsionalitas.<\/p>\n\n<p>Karakteristik utama rumah bergaya Craftsman meliputi:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Atap-atap rendah dengan atap pelana yang menjorok dan atap yang menjorok<\/li>\n<li>Balok, braket, dan kasau yang terbuka di bagian eksterior<\/li>\n<li>Beranda depan yang lebar dan terbuka yang ditopang oleh kolom-kolom tebal yang meruncing<\/li>\n<li>Ketinggian satu hingga satu setengah lantai<\/li>\n<li>Desain rumah yang simetris atau asimetris<\/li>\n<li>Jendela-jendela besar atau jendela gambar dengan tepian atap yang menjorok dan ekor-ekor kasau<\/li>\n<li>Pelapis dinding kayu, yang biasanya dicat dengan warna-warna tanah seperti cokelat dan hijau<\/li>\n<li>Aksen batu atau plesteran baik di bagian interior maupun eksterior<\/li>\n<li>Jendela-jendela selempang yang dapat memiliki kaca patri<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Arsitektur Bergaya Craftsman<\/h2>\n\n<p>Gaya Craftsman muncul sebagai reaksi terhadap arsitektur bergaya Victoria yang diproduksi secara massal pada masa Revolusi Industri. Gaya ini menekankan keindahan material alam dan bentuk-bentuk kerajinan tangan, dengan mengambil inspirasi dari gerakan Seni dan Kerajinan Inggris.<\/p>\n\n<p>Perancang furnitur asal Amerika Serikat, Gustav Stickley membantu mempopulerkan gaya Craftsman melalui majalah miliknya pada awal abad ke-20, &#8220;The Craftsman&#8221;. Gaya ini menyebar ke seluruh negeri, dan menjadi sangat populer di Kalifornia dan Midwest.<\/p>\n\n<p>Berbeda dengan rumah-rumah McMansion yang dibangun belakangan, rumah-rumah bergaya Craftsman berukuran kecil hingga sedang, serta memamerkan keindahan kesederhanaan dan kerendahan hati dalam arsitektur. Rumah-rumah ini tetap menjadi salah satu gaya rumah paling populer di Amerika Serikat hingga saat ini.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Gaya Desain Interior Rumah Bergaya Craftsman<\/h2>\n\n<p>Rumah-rumah bergaya Craftsman terkenal dengan interior yang nyaman, sederhana, dan tidak dibuat-buat. Rumah-rumah ini memiliki ruang tamu dan ruang makan yang berbeda, sudut-sudut kecil dapur makan, dan denah ruang yang tradisional dan sesuai untuk manusia. Ruang tamu dan ruang makan biasanya mempunyai perapian sentral yang dilapisi bata atau ubin.<\/p>\n\n<p>Interior bergaya Craftsman memanfaatkan banyak karya kayu, termasuk jendela dan pintu dengan bingkai kayu tebal, rak-rak buku yang menyatu dengan dinding, bangku dekat jendela, hasil kerja kustom, langit-langit yang memakai balok, dan lantai kayu keras. Kayu yang diwarnai sedang hingga gelap memberikan kesan maskulin pada interior.<\/p>\n\n<p>Meskipun rumah-rumah bergaya Craftsman memiliki jendela-jendela besar untuk memasukkan cahaya alami, rumah-rumah ini dapat terlihat agak gelap menurut standar masa kini. Banyak orang memilih untuk mencerahkan beberapa bagian hasil kerja kayu alami dengan cat berwarna netral putih, abu-abu, krem, dan cokelat muda.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Rumah Bergaya Craftsman<\/h2>\n\n<p>Ada beberapa jenis rumah bergaya Craftsman, termasuk:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Rumah-rumah Bungalows:<\/strong> Biasanya rumah satu lantai dengan ukuran sedang dan ciri-ciri yang nyaman seperti atap yang menjorok dan beranda depan yang lebar dan terbuka.<\/li>\n<li><strong>Gaya Prairie:<\/strong> Gaya luar biasa yang muncul dari gerakan Craftsman Amerika, yang dicirikan dengan garis-garis horizontal dan pita jendela kaca seni.<\/li>\n<li><strong>Misi Kebangkitan:<\/strong> Variasi gaya Craftsman di Barat Daya yang mengganti dinding kayu dengan plesteran, dan dapat menyertakan ubin atap tanah liat.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Warisan Gerakan American Craftsman<\/h2>\n\n<p>Gerakan American Craftsman mempunyai pengaruh yang mendalam terhadap arsitektur dan desain Amerika. Gerakan ini menekankan pentingnya material alami, bentuk-bentuk kerajinan tangan, dan kesederhanaan dalam desain. Gaya Craftsman terus memberikan pengaruh pada arsitek dan desainer hingga saat ini, dan rumah-rumah asli bergaya Craftsman tetap banyak diminati.<\/p>\n\n<p>Gerakan Craftsman juga berperan dalam perkembangan gerakan Seni dan Kerajinan di Eropa, yang memiliki penekanan serupa pada bentuk-bentuk kerajinan tangan dan material alami. Warisan gerakan American Craftsman dapat dilihat dalam banyak bidang seni dan desain hingga saat ini.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rumah-Rumah bergaya Craftsman: Arsitektur Khas Amerika yang Abadi Karakteristik Utama Rumah bergaya Craftsman Rumah bergaya Craftsman merupakan gaya arsitektur khas Amerika yang muncul dari gerakan American Craftsman v\u00e0o awal abad&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[308],"tags":[13163,10843,13164,13165,11241,13162],"class_list":["post-8804","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-architecture","tag-american-architecture","tag-natural-materials","tag-handcrafted-forms","tag-cozy-interiors","tag-simplicity","tag-craftsman-houses"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8804","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8804"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8804\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8805,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8804\/revisions\/8805"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}