{"id":9832,"date":"2020-02-08T20:34:28","date_gmt":"2020-02-08T20:34:28","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/?p=9832"},"modified":"2020-02-08T20:34:28","modified_gmt":"2020-02-08T20:34:28","slug":"herb-gardening-guide-indoor-outdoor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/life\/gardening\/herb-gardening-guide-indoor-outdoor\/","title":{"rendered":"Berkebun Tanaman Herbal: Panduan Lengkap untuk Ruang Dalam dan Luar Ruangan"},"content":{"rendered":"<h2 class=\"wp-block-heading\">Berkebun Tanaman Herbal: Panduan Lengkap untuk Ruang Dalam dan Luar Ruangan<\/h2>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Merencanakan Kebun Tanaman Herbal Anda<\/h2>\n\n<p>Sebelum Anda mulai menanam, penting untuk merencanakan kebun tanaman herbal Anda dengan cermat. Pertimbangkan faktor-faktor berikut:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Sinar matahari:<\/strong> Kebanyakan tanaman herbal lebih menyukai sinar matahari penuh, tetapi beberapa dapat menoleransi tempat teduh sebagian.<\/li>\n<li><strong>Air:<\/strong> Tanaman herbal memiliki kebutuhan air yang bervariasi, jadi kelompokkan tanaman dengan kebutuhan serupa bersama-sama.<\/li>\n<li><strong>Tanah:<\/strong> Tanaman herbal umumnya lebih menyukai tanah yang dikeringkan dengan baik dengan pH antara 6,0 dan 7,0.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memilih Tanaman Herbal yang Tepat<\/h2>\n\n<p>Tidak semua tanaman herbal diciptakan sama. Berikut adalah beberapa pilihan populer untuk kebun tanaman herbal dalam dan luar ruangan:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Dalam ruangan:<\/strong> Kemangi, timi, peterseli, mint, daun bawang<\/li>\n<li><strong>Luar ruangan:<\/strong> Rosmarin, lavender, sage, oregano, ketumbar<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berkebun Tanaman Herbal dalam Wadah<\/h2>\n\n<p>Jika Anda tidak memiliki banyak ruang, berkebun tanaman herbal dalam wadah adalah pilihan yang bagus. Berikut beberapa tipsnya:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pilih wadah yang tepat:<\/strong> Terakota, plastik, dan kayu semuanya berfungsi dengan baik untuk tanaman herbal. Pastikan mereka memiliki lubang drainase.<\/li>\n<li><strong>Gunakan campuran pot yang dirancang khusus untuk tanaman herbal:<\/strong> Ini akan memberikan nutrisi dan drainase yang diperlukan.<\/li>\n<li><strong>Siram secara teratur:<\/strong> Tanaman herbal dalam wadah perlu disiram lebih sering daripada yang ada di tanah.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Berkebun Tanaman Herbal Vertikal<\/h2>\n\n<p>Berkebun secara vertikal adalah cara yang bagus untuk menghemat ruang dan menanam lebih banyak tanaman herbal di area kecil.<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Teralis: Pasang teralis di dinding atau pagar dan ajarkan tanaman herbal seperti kemangi dan dill untuk memanjatnya.<\/li>\n<li>Keranjang gantung: Gantung keranjang dari langit-langit atau atap untuk menanam tanaman herbal seperti mint dan peterseli.<\/li>\n<li>Penanam yang dipasang di dinding: Pasang penanam di dinding dan isi dengan tanaman herbal seperti timi dan rosmarin.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Wadah Kebun Tanaman Herbal Daur Ulang<\/h2>\n\n<p>Jangan menghabiskan banyak uang untuk wadah baru. Sebagai gantinya, gunakan kembali barang-barang lama seperti:<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kaleng<\/li>\n<li>Botol plastik bekas<\/li>\n<li>Kotak kayu<\/li>\n<li>Gelas pecah<\/li>\n<\/ul>\n\n<p>Pastikan saja ada lubang drainase.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menanam Tanaman Herbal dalam Air<\/h2>\n\n<p>Untuk cara yang unik dan mudah untuk menanam tanaman herbal di dalam ruangan, cobalah menanamnya di air. Cukup tempatkan stek di dalam segelas air dan biarkan berakar.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ide Desain Kebun Tanaman Herbal<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Bedengan taman yang ditinggikan:<\/strong> Bedengan yang ditinggikan memberikan drainase yang baik dan menjauhkan tanaman herbal dari jangkauan hama.<\/li>\n<li><strong>Kebun penyerbuk:<\/strong> Tanam bunga di dekat kebun tanaman herbal Anda untuk menarik penyerbuk, yang akan membantu tanaman herbal Anda berkembang.<\/li>\n<li><strong>Kebun tanaman herbal formal:<\/strong> Buat kebun tanaman herbal formal dengan bedengan dan jalan setapak geometris.<\/li>\n<li><strong>Kebun tanaman herbal dinding batu:<\/strong> Tanam tanaman herbal di celah-celah dinding batu untuk tampilan yang alami dan pedesaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Menanam Tanaman Herbal<\/h2>\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Siram secara mendalam:<\/strong> Tanaman herbal perlu disiram secara mendalam dan teratur, terutama saat cuaca panas.<\/li>\n<li><strong>Beri pupuk secara teratur:<\/strong> Beri pupuk pada tanaman herbal setiap beberapa minggu dengan pupuk yang seimbang.<\/li>\n<li><strong>Pangkas secara teratur:<\/strong> Pemangkasan mendorong pertumbuhan baru dan mencegah tanaman herbal menjadi kurus.<\/li>\n<li><strong>Kontrol hama:<\/strong> Jauhkan hama dari tanaman herbal dengan menggunakan tanaman pendamping dan metode pengendalian hama alami.<\/li>\n<\/ul>\n\n<p>Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat membuat kebun tanaman herbal yang berkembang pesat yang akan memberi Anda tanaman herbal segar dan beraroma selama bertahun-tahun yang akan datang.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berkebun Tanaman Herbal: Panduan Lengkap untuk Ruang Dalam dan Luar Ruangan Merencanakan Kebun Tanaman Herbal Anda Sebelum Anda mulai menanam, penting untuk merencanakan kebun tanaman herbal Anda dengan cermat. Pertimbangkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8813],"tags":[9320,12386,11271,14078,8939],"class_list":["post-9832","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-gardening","tag-indoor-gardening","tag-outdoor-gardening","tag-herb-gardening","tag-cooking-with-herbs","tag-natural-remedies"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9832","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9832"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9832\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9833,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9832\/revisions\/9833"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9832"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9832"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lifescienceart.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9832"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}