Jayson Musson: Membongkar Sweater Coogi untuk Membuat Seni Abstrak
Sweater Coogi: Ikon Budaya Pop
Sweater Coogi, dengan desain rajutan berwarna-warni berputar, telah menjadi staple dalam budaya hip‑hop sejak tahun 1980-an. Mereka pernah dipakai oleh ikon-ikon seperti Bill Cosby, Notorious B.I.G., dan bahkan kakek saya yang berusia lebih dari 70 tahun yang beragama Yahudi.
Hari-hari Halcyon Jayson Musson
Seniman Brooklyn Jayson Musson, yang dikenal lewat persona kritikus seni YouTube yang lucu, Hennessy Youngman, telah mengambil sweater ikonik ini dan mengubahnya menjadi “lukisan” abstrak untuk pameran tunggalnya, Halcyon Days, di Salon 94 di New York City.
Mendeconstruct Simbol-simbol Budaya Pop
Proses Musson melibatkan pembelian sweater Coogi dari eBay, membongkarnya dengan hati-hati, dan menyusunnya kembali di atas kanvas. Ia melihat sweater-sweater ini sebagai simbol budaya pop yang mudah dikenali yang dapat ia dekonstruksi demi seni abstrak.
Ingatan dan Materialitas
Kenangan Musson tentang sweater Coogi terkait dengan artis hip‑hop Biggie. Ia mengingat bahwa sweater tersebut menjadi tanda kemewahan, meskipun tidak ada satu pun teman sebayanya yang mampu membelinya.
Harga Kemewahan
Jim Jones, ikon hip‑hop lain, pernah mengatakan bahwa sweater Coogi adalah barang mewah, dengan edisi khusus yang harganya mencapai ratusan dolar. Musson mengakui ironi dari membongkar pakaian yang dulu sangat diincar untuk dijadikan karya seninya.
Cerita eBay dan Asal Usul
Meskipun Musson tidak menemukan cerita khusus tentang asal usul sweater yang dibelinya di eBay, ia menemukan sekantong kartu perdagangan Yo! MTV Raps yang belum dibuka, menambahkan sentuhan nostalgia pada prosesnya.
Kualitas Painterly pada Sweater Coogi
Musson menggambarkan karya dalam Halcyon Days sebagai “painterly” karena meniru bidang tempat lukisan dibuat. Desain tekstil dan cara pembuatan sweater Coogi secara alami mendukung karakterisasi ini.
Seni dan Mode
Musson melihat potensi hubungan antara seni dan mode. Ia mencontohkan kolaborasi antara seniman seperti Yayoi Kusama dengan Louis Vuitton, serta Olaf Breuning dengan Bally, sebagai contoh.
Kolaborasi dengan South Pole
Jika Musson berkolaborasi dengan desainer fashion, ia akan memilih South Pole, perusahaan yang memproduksi replika terjangkau dari merek-merek seperti North Face. Ia merasa visinya akan cocok dengan estetika “bobo” South Pole.
Menangkap Hari-hari Halcyon
Pameran Halcyon Days karya Jayson Musson dipamerkan di Salon 94 di New York City hingga 17 Agustus 2012. Jangan lewatkan kesempatan unik ini untuk menyaksikan penggunaan inovatif sweater Coogi sebagai medium seni abstrak.
